Bermula dari satu deadline proposal,
jadi Jagoprompt.
Sebelum jadi rumah belajar AI untuk ribuan orang, Jagoprompt lahir dari sebuah tantangan pribadi: menyelesaikan proposal pendanaan dalam waktu satu bulan. Ini perjalanannya, dari satu prompt sampai satu ekosistem.
Tantangan proposal, satu bulan
Jati ditantang menyelesaikan proposal pendanaan pertamanya hanya dalam sebulan. Dengan bantuan Generative AI, proposal itu rampung tepat waktu, dan meski belum berhasil didanai, ia meraih peringkat ketiga dari lima proposal terbaik.
Dari sana matanya terbuka: AI bisa mempercepat pekerjaan luar biasa, tapi juga bisa jadi pembunuh kreativitas kalau dipakai asal-asalan.
Titik awalJagoprompt lahir
Bermula dari sebuah list prompt untuk mahasiswa, yang kemudian berkembang menjadi eBook "ChatGPT Skripsi Magic", produk pertama Jagoprompt resmi diluncurkan.
Produk pertamaDari eBook ke kursus online
Skripsi Magic naik kelas menjadi kursus online penuh. Di tahun yang sama, Jagoprompt menambah lini baru: kursus ChatGPT Data Analysis, memperluas cakupan dari akademik ke analisis data.
Ekspansi kursusEvolusi jadi SuperGPTs
Kedua kursus diubah menjadi SuperGPTs akademik, dan fokus Jagoprompt bergeser ke penggunaan AI untuk produktivitas nyata, mulai dari pembuatan presentasi, pembuatan aplikasi, hingga data scraping dengan AI.
Pergeseran fokusJago AI, kelas 6 bulan
Jagoprompt meluncurkan Jago AI, program intensif 6 bulan, dan terus berinovasi menghadirkan edukasi AI hingga hari ini.
Hari iniDari satu proposal jadi satu gerakan. Ini baru permulaan.
Mulai Belajar AI